Pesan Tiket Online Pin BBM: 282E5C7C - 085263803555 Pesan Tiket Online Pin BBM: 282E5C7C - 085263803555

Kamis, 10 Februari 2011

Diantara Pohon Terbesar di Dunia

Salah satu dari pohon-pohon paling tinggi di dunia dari jenis Giant Sequoia ini memiliki ketinggian mencapai 85 meter. Umurnya diperkirakan antara 2200 hingga 2700 tahun. Pohon ini diberi nama "Jenderal Sherman", diperkirakan bukan hanya merupakan salah satu yang tertinggi , tapi juga merupakan jenis Sequoia yang terbesar dalam hal volume-nya. Di tahun 2002 pohon ini pernah terukur volumenya yang sebesar 1487 meter kubik.

Pohon Sherman ini berlokasi di Taman Nasional Sequoia di Visalia, California, dinamakan demikian diambil dari nama seorang veteran perang sipil Amerika Jendral William Tecumseh Sherman. James Wolverton seorang Letnan pada kavaleri Indiana ke-9 di bawah pimpinan Sherman menamakan pohon ini dengan nama bos-nya pada tahun 1879. Pohon ini sebenarnya sudah dianugerahi gelar sebagai yang terbesar sejak tahun 1931 dilihat dari faktor volume-nya.


View Larger Map

Diukur dari dimensinya, pohon Sherman ini mengindikasikan menjadi semakin besar tiap tahunnya. Diameternya 1,4 meter di atas tanah adalah 7,7 meter, diameter 18 meter di atas tanah adalah 5,3 meter, diameter 55 meter di atas tanah adalah 4,3 meter, dan ketinggian dahan pertama dari atas tanah adalah sekitar 40 meter.

Yang menarik, dahan terbesarnya patah pada tahun 2006. Bentuknya seperti huruf "L" menghunjam dari kira-kira seperempat ketinggian pohon. Dahan ini mempunyai diameter 2 meter dengan panjang 30 meter dan menghancurkan pagar yang dibuat di sekelilingnya. Meski demikian tetap saja pohon ini masih menjadi makhluk hidup terbesar di muka bumi yang masih hidup.
Sumber: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/04/pohon-terbesar-di-dunia.html
Selengkapnya >>

Proses Pembuatan JEMBATAN SURAMADU

SRM 1Jembatan Nasional “Suramadu” (Surabaya Madura) adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (di Surabaya) dan Pulau Madura (di Bangkalan, tepatnya timur Kamal), Indonesia. Dengan panjang 5.438 m, jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan Suramadu terdiri dari 3 bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).
-
Jembatan ini diresmikan awal pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 dan diresmikan pembukaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Pembangunan jembatan ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan di Pulau Madura, meliputi bidang infrastruktur dan ekonomi di Madura, yang relatif tertinggal dibandingkan kawasan lain di Jawa Timur. Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah Rp. 4,5 triliun.
-
Pembuatan jembatan ini dilakukan dari 3 sisi, baik sisi Bangkalan maupun sisi Surabaya. Sementara itu, secara bersamaan juga dilakukan pembangunan bentang tengah yang terdiri dari main bridge dan approach bridge.
-

Konstruksi

-

Jembatan Suramadu pada dasarnya merupakan gabungan dari 3 jenis jembatan dengan panjang keseluruhan sepanjang 5.438 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter. Jembatan ini menyediakan 4 lajur 2 arah selebar 3,5 meter dengan 2 lajur darurat selebar 2,75 meter. Jembatan ini juga menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor disetiap sisi luar jembatan.
-

Jalan layang

-
Jalan layang atau Causeway dibangun untuk menghubungkan konstruksi jembatan dengan jalan darat melalui perairan dangkal di kedua sisi. Jalan layang ini terdiri dari 36 bentang sepanjang 1.458 meter pada sisi Surabaya dan 45 bentang sepanjang 1.818 meter pada sisi Madura.

SRM 2
SRM 3
-
Jalan layang ini menggunakan konstruksi penyangga PCI dengan panjang 40 meter tiap bentang yang disangga pondasi pipa baja berdiameter 60 cm.


Jembatan penghubung

Jembatan penghubung atau approach bridge menghubungkan jembatan utama dengan jalan layang. Jembatan terdiri dari 2 bagian dengan panjang masing-masing 672 meter.
-
SRM 4


SRM 5
Jembatan ini menggunakan konstruksi penyangga beton kotak sepanjang 80 meter tiap bentang dengan 7 bentang tiap sisi yang ditopang pondasi penopang berdiameter 180 cm.

Jembatan utama

Jembatan utama atau main bridge terdiri dari 3 bagian yaitu 2 bentang samping sepanjang 192 meter dan 1 bentang utama sepanjang 434 meter.

SRM 6
SRM 7

Jembatan utama menggunakan konstruksi cable stayed yang ditopang oleh menara kembar setinggi 140 meter. Lantai jembatan menggunakan konstruksi komposit setebal 2,4 meter.

Untuk mengakomodasi pelayaran kapal laut yang melintasi Selat Madura, jembatan ini memberikan ruang bebas setinggi 35 meter dari permukaan laut. (Sumber : Wikipedia).


SRM 8

SRM 9

SRM 10

SRM 11

SRM 12

SRM 13

SRM 14
SRM 15

SRM 16-

SRM 17

SRM 18

SRM 19
Selengkapnya >>

Rabu, 09 Februari 2011

Telapak Kaki Manusia Berusia 40000 Tahun Dapat Menuliskan Sejarah Baru

KAKI TUA DI DUNIA BARU: 40,000-tahun telapak kaki manusia di Mexico terbuat dari debu vulkanik dapat menggoyahkan teori yang sudah lama berdiri tentang migrasi manusia ke Amerika Utara dari kepala sampai ke jari kaki. (Liverpool John Moores University - Bournemouth University)
KAKI TUA DI DUNIA BARU: 40,000-tahun telapak kaki manusia di Mexico terbuat dari debu vulkanik dapat menggoyahkan teori yang sudah lama berdiri tentang migrasi manusia ke Amerika Utara dari kepala sampai ke jari kaki. (Liverpool John Moores University - Bournemouth University)
Ilmuwan Inggris percaya bahwa di Mexico pusat ada diperkirakan tapak kaki manusia berumur 40,000 tahun. Penemuan ini dibuat untuk menantang penelitian sebelumnya yang mengatakan kedatangan manusia pertama di Amerika mendekati 13,500 tahun yang lalu.
Penemuan ini dilakukan pada tahun 2003 oleh Professor Mathew Bennet, dari universitas Bournemouth dan Dr. Silvia Gonzalez, dari universitas Liverpool John Moores. Tapak kaki ini ditemukan di daerah pertambangan kuno dekat pegunungan Cerro Toluquilla di lembah Valsequillo, terletak dekat Puebla, selatan kota Mexico.
Menurut Dr. Gonzalez, tapak kaki ini berbentuk fosil pada debu vulkanik di pesisir danau vulkanik kuno.
Dr. Gonzalez percaya bahwa perubahan cuaca dan letusan gunung Cerro Toluquilla menyebabkan tingkat ketinggian danau vulkanik menjadi lebih tinggi dan menurun, dan memperlihatkan lapisan debu vulkanik Xalnene. Dr. Gonzalez mengatakan jejak kaki ini terjadi ketika ketinggian air meningkat dan mengakibatkan ini menjadi sekaras betonan. Jejak kaki ini ditemukan pada waktu pekerja tambang memindahkan kurang lebih tiga yard endapan danau yang mengendap di atas lapisan debu vulkanik dimana jejak kaki tersebut berada.
Menggunakan teknologi laser, sekelompok tim ilmuwan menganalisa jejak kaki itu dan memperkirakan umurnya sekitas 40,000 tahun lalu. Penemuan ini mendapat tantangan dari penemuan sebelumnya tentang ide penduduk pertama Amerika.
Sebelumnya komunitas ilmuwan percaya bahwa manusia pertama tiba di Amerika Utara setelah jaman es lalu sekitar 13,500 tahun yang lalu.
Dipercaya bahwa manusia menyeberangi jembatan tanah yang dulu pernah ada dari Asia menuju yang sekarang dikenal dengan Alaska dan akhirnya menempati seluruh benua.
Teori ini didukung oleh penemuan peralatan batu bernama Clovis. Peralatan ini diperkirakan berumur 13,500 tahun yang lalu.
Profesor David Huddart, dari universitas Moores, dan kolabolator penemuan ini mengatakan: “Penemuan jejak kaki manusia berumur 40,000-tahun di Mexico berarti model kehadiran manusia ‘Clovis Pertama’ tidak lagi bisa diterima sebagai bukti pertama kehadiran manusia di Amerika”.
Dr. Gonzalez mengatakan penemuan ini mendukung teori bahwa koloni pertama mungkin datang melalui air, menggunakan rute migrasi perairan Pacific, daripada dengan jalan kaki dan berkelompok kelompok datang ke Amerika pada waktu berbeda.(erabaru.or.id)
Selengkapnya >>

Foto-foto Topan Badai Terdahsyat




Dunia mencatat beberapa bencana topan badai terdahsyat yang terjadi di dunia. Entah kenapa negeri paman Sam lah yang paling sering merasakan akibat dari bencana mengerikan ini. Kota-kota pantai di Amerika memang dikenal sebagai lokasi dimana sering terjadi bencana tornado dan topan badai. Karena seringnya mengalami bencana ini masyarakat disana sudah selalu siap bila ada peringatan datangnya bencana ini. Dengan teknologi yang canggih bencana ini dapat diprediksi dengan baik sehingga setidaknya angka korban dapat ditekan tapi kadang-kadang persiapan yang baik saja tidak cukup.


Dalam dekade terakhir dunia mencatat ada dua topan badai dahsyat yang menyerang kota-kota pantai Amerika.

Topan Badai Ike
Bencana 13 hari ini menelan 114 korban jiwa dengan kerugian 10 miliar dollar. Kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat itu masih membekas dalam ingatan warga Amerika. Topan Ike tidak saja meluluhlantakkan kota-kota di Amerika, tapi juga Kuba, hingga Haiti.

Gambar topan Ike tanggal 10 September 2008, diambil oleh kru International Space Station dari ketinggian 220 mil. Topan Ike menerjang pemukiman padat pantai Texas dekat Houston pada pagi 13 September 2008 yang diikuti dengan ombak besar, tiupan angin yang dahsyat, dan hujan yang mengakibatkan banjir besar di wilayah sepanjang teluk Meksiko dan melumpuhkan kota terbesar keempat di Amerika Serikat itu.(NASA/Handout)

Gambar yang diambil tanggal 8 September 2008 oleh US Navy. Banjir melanda pemukiman di Port de Paix, Haiti setelah 4 badai menyerang dalam sebulan dan memakan 800 korban jiwa.(Emmitt Hawks/U.S. Navy via Getty Images)

Gelombang yang menghantam sebelum badai menenggelamkan Galveston Island, Texas, dan kebakaran menhancurkan pemukiman sepanjang pantai ketika topan Ike mendekat Jumat, 12 September 2008.(David J. Phillip)

Pemukiman dan perkantoran di Clear Creek Channel, Seabrok dikepung banjir dari teluk Galveston hari Sabtu 13 September 2008 setelah topan Ike melewatinya hingga malam pada kategori badai tingkat 2. (Kevin M. Cox)

Banjir di jalan raya 523 hingga pantai Surfside karena topan Ike, Texas 12 September 2008.(Carlos Barria)



Satu-satunya rumah yang masih berdiri di tengah reruntuhan akibat topan Ike 14 September 2008 di Gilchrist, Texas. Banjir yang mebikuti topan Ike dilaporkan mencapai kedalaman 8 feet mengakibatkan kehancuran sepanjang pantai Texas.(David J. Phillip-Pool/Getty Images)

14 September 2008 di Crystal Beach, Texas.(DAVID J. PHILLIP/AFP/Getty Images)


14 September 14 2008 di Galveston, Texas. (Scott Olson/Getty Images)

Minggu 14 September 2008 di Orange, Texas. Topan Ike membuat sungai Sabine meluap dan menggenangi kota.(Tony Gutierrez)


Kerusakan di depan JP Morgan Chase Tower setelah topan Ike melewati kota 13 September 2008 tengah malam di Houston, Texas.(Mark Wilson/Getty Images)

Tim SAR melalui banjir di sepanjang daerah Sabine Pass di Port Arthur, Texas, 14 September 2008.(Eric Gay).
Akibat bajir yang mengikuti topan Ike, Minggu, 14 September 2008, di Orange, Texas.(Tony Gutierrez)

Kebakaran sebuah rumah yang tak terkendali di tengah kepungan banjir akibat topan Ike, 12 September 2008 di Galveston, Texas.(Matt Slocum).



Badai Katrina

Tragedi ini tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata dimana respon pemerintah pada awalnya sangat memalukan. Kombinasi kurangnya peringatan dan persiapan serta respon yang lambat dalam menghadapi salah satu badai paling besar dalam sejarah Amerika telah menciptakan epik bencana yang banyak dikritik karena penanganannya yang buruk oleh pemerintahan Bush maupun federal.
Menjelang terjadinya bencana itu, National Weather Service pada tanggal 28 Agustus 2005 pagi hari memperingatkan bahwa topan Katrina bisa berubah dari badai kategori 1 yang relatif lemah menjadi monster badai tropis berkategori 5 dan sedang bergerak memutar tepat menuju ke New Orleans.
Sepuluh ribu mengungsi, luka, dan kehilangan rumahnya; ribuan lainnya masih tinggal di rumah-rumah sementara dari LSM. Katrina menerjang pada kategori badai tingkat 5 dengan diikuti tiupan angin dengan kecepatan 175mph (mile per hour) dan menyebabkan gelombang besar yang membuat tanggul-tanggul jebol.
Hampir seluruh kota dikepung banjir, 20.00 orang mengungsi di Superdome tanpa supply yang cukup dan 30.000 lainnya mencoba keluar dari kota. Dengan kondisi yang sangat memprihatinkan New Orleans berubah menjadi cerita mengerikan dari sebuah pemerintahan yang terlantar. Kota yang mereka tinggalkan hampir terhapus dari peta karena topan Katrina yang menerjang area hingga 90.000 mil persegi di Louisiana, Missisipi, dan Alabama. Lebih dari 1300 orang tewas dan mayat-mayat mereka masih ada yang belum dipindahkan hingga 8 bulan kemudian. Kerugian ditaksir mencapai 200 miliar dollar, bahkan bisa bertambah hingga 300 miliar dollar.

Image satelit badai Katrina














Sebuah jalan jembatan yang menghubungkan kota hancur akibat badai Katrina

Sebuah rumah di Louisiana sampai terbang dan melintang di tengah jalan sementara lingkungan di sekitarnya luluh lantak.






Jembatan yang terputus disapu badai Katrina.

Bayangkan dahsyatnya badai Katrina sampai-sampai kapal segede ini bisa terlempar ke daratan.



Lihat selengkapnya gambar-gambar bencana badai Katrina ini di sini.

Bencana topan badai dan tornado di Amerika Serikat pada beberapa dekade ini semakin meningkat frekuensinya meski masih bisa diprediksi. Para ahli memperkirakan global warming adalah biang keladi dari segala bencana ini. Global warming membuat iklim dunia berubah-ubah menjadi sesuatu yang tidak bisa ditebak dan seperti bom waktu yang bisa mengancam kehidupan manusia di muka bumi. Ironisnya Amerika Serikat sampai saat ini belum mau meratifikasi Protokol Kyoto yang mencoba mengurangi dampak dari global warming dan seperti kita ketahui Amerika Serikat sampai saat ini masih merupakan negara penyumbang polusi industri dan kendaraan bermotor tertinggi di dunia.
Apakah ini karma buat negara adidaya ini? Entahlah, yang jelas setelah topan badai Ike di penghujung tahun 2008 berlalu, Amerika Serikat kembali dihantam oleh badai krisis ekonomi yang menyebabkan banyak perusahaan bangkrut dan puluhan ribu bahkan mungkin nantinya ratusan ribu orang kehilangan pekerjaannya.

Ok, setelah om Bush pergi dengan dihiasi lemparan sepatu, harapan diletakkan pada pundak om Obama untuk mau peduli dengan lingkungan atau jika tidak, mungkin karma ini akan terus berlanjut...


Sumber: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/02/topan-badai-terdahsyat.html
Selengkapnya >>